Sabtu, 22 November 2014

Sajak untuk mantanku



Semuanya itu butuh waktu
Awan mungkin bisu dalam relungku,,
Hingga pagi tak bisa ku taksir walau hanya dengan selembar sajak  yang tak tentu...
Sebutir padi bak samudra yang telah ku genggam,,
Tapi akhirnya termakan rayap dan lapuk tanpa rasa...
Secangkir kopi yang menemaniku..
Mampu menggantikan dirimu yang pergi tanpa alasan yang tak ku tau...
Goresan yang dulu penuh warna,,,
Kini tinggal derita dalam asa..
Mungkin semuanya tak pernah memahami tentang sakit yang kurasa,,,
Dengan luka yang membekas tanpa ku tau obatnya...
Untuk dirimu,,,
Aku tak mengerti tentang alasan yang kau ucap...
Q tk mengerti tentang buai yang terus bersenandung..
Tapi busuk dan membasi...
Dalam Relung hati yang tak q mengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar